Martir di Awal Tuaian: Dampak Perang Banjar Tahun 1859-1866 Terhadap Pelayanan Rheinische Missionsgesellschaft

(Dampak Perang Banjar Tahun 1859-1866 Terhadap Pelayanan Rheinische Missionsgesellschaft)

Authors

  • Andrian STTGKE

DOI:

https://doi.org/10.59002/jtp.v1i1.6

Keywords:

Perang Banjar, Misionaris, Pemerintah Kolonial Belanda, fi Sabillah, dayak

Abstract

Pada Hari Pekabaran Injil GKE sering disinggung tentang peristiwa pembunuhan Misionaris Rheinische Missionsgesellschaft (RMG) di Tanggohan dan Penda Alai pada tanggal 7 dan 9 Mei 1859. Pembunuhan tersebut merupakan dampak buruk dari Perang Banjar terhadap pelayanan RMG. Tidak ada penjelasan secara terperinci mengenai peristiwa tersebut. Hermann Witschi dan Fridolin Ukur berpendapat bahwa pembunuhan tersebut terjadi karena para pasukan Perang Banjar tidak dapat membedakan antara orang-orang Belanda selaku penjajah dan para Misionaris RMG selaku Pemberita Injil atau dengan kata lain terjadi penyamarataan orang-orang Eropa, sehingga pembunuhan tersebut bukan suatu kesengajaan. Dengan studi kepustkaan, tulisan ini bertujuan untuk meneliti lebih dalam motif-motif lain mengapa terjadi pembunuhan terhadap misionaris RMG. Hasil penelitian menunjukan beberapa peristiwa sejarah Perang Banjar memiliki indikasi bahwa pembunuhan tersebut memiliki motif-motif islami yang berupaya menghambat Pekabaran Injil di Kalimantan. Perang Banjar menjadi sejarah heroik melawan penjajah, tetapi juga menjadi catatan kelam bagi sejarah Kekristenan di Kalimantan. Catatan kelam yang akhirnya tetap membawa terang yang lebih cerah baik bagi gereja di Kalimatan maupun di luar Kalimantan.

References

Asmuni, Fahrurraji. Cerita Datu-Datu Terkenal Kalimantan Selatan. Amuntai: Percetakan Hemat,

B, Ahmad Barjie. Perang Banjar Barito 1859-1906: Besar-Dahsyat-Lama, (Deskripsi dan Analisis Sejarah). Martapura: Pustaka Agung Kesultanan Banjar bekerjasana dengan Penakita Publisher, 20162.

Boomgaarrd, Peter, Harry A. Poezen dan Gerard Termorshuizen. God in Indië: Bekeringsverhalen Uit

de Negentiende Eeuw. Leiden: KITLV Uitgeverij, 1997.

Harianti dan Sudrajat. Dinamika Sejarah Sumatra Abad XIX. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta, 2013. Adobe pdf.

file:///C:/Users/Acer/Downloads/Part%201/penelitian-3.pdf

Ikat, Ch. Bambang, Irin E. Nanyan dan A. Sabran Bulat. “Sejarah Gedung Gereja Imanuel GKE Mandomai 1876-2016” dan ditandatangani di Mandomai pada tanggal 26 November 2016. Naskah tersebut diarsipkan di kantor Resort GKE Mandomai.

Karlina, Chindi. Sejarah Perkembangan Jemaat GKE Buntoi Tahun 1963-2006. Banjarmasin: Skripsi pada STT GKE, 2015.

Poesponegoro, Marwati Djoened, Nugroho Notosusanto, ed. Sejarah Nasional Indonesia IV: Kemunculan Penjajahan di Indonesia (±1700-1900) Edisi Pemutakhiran. Jakarta: Balai Pustaka, 20104.

Saputra, Hadi, Sejarah GKE: Carl Johann Klammer, diunggah oleh Marko Mahin. Palangka Raya: 23 September 2018. Diakses pada tanggal 18 April 2020. http://mimbargke.com/sejarah/2018/09/23/carl-johann-klammer/

Seman, H.M. Syamsiar. Pangeran Antarasi dan Meletusnya Perang Banjar. Banjarmasin: Lembaga Studi Sejarah dan Kepahlawanan Kalimantan Selatan, 2009.

Sihombing, Sikpan. “Kepemimpinan Misi RMG Di Tanah Batak (1861-1930)”. Dipublikasikan online pada tanggal… Diakses pada 14 Oktober 2019. Adobe pdf.

https://www.academia.edu/10331357/Kepemimpinan_RMG_di_tanah_Batak?show_app_store_popup=true

Telaumbanua, Tuhoni, Uwe Hummel. Salib Dan Adu: Study Sejarah dan Sosial-Budaya tentang Perjumpaan Kekristenan dan Kebudayaan Asli di Nias dan Pulau-Pulau Batu, Indonesi (1865-1965). Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2015.

Ukur, Fridolin. Tuaiannya Sungguh Banyak: Sejarah Gereja Kalimanta Evangelis Sejak Tahun 1835. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 20023.

Witschi, Hermann. Kristus Menang: Sejarah Pekabaran Injil di Antara Orang Dayak di Borneo. Terjemah Cristus Siegt: Geschichte Der Dajak Mission Auf Borneo. Diterjemahkan oleh MC Barth-Frommel untuk mahasiswa STT GKE. Basel: Bassel Mission Library, 1942. Word.

Downloads

Published

31-08-2021

How to Cite

Andrian. (2021). Martir di Awal Tuaian: Dampak Perang Banjar Tahun 1859-1866 Terhadap Pelayanan Rheinische Missionsgesellschaft: (Dampak Perang Banjar Tahun 1859-1866 Terhadap Pelayanan Rheinische Missionsgesellschaft). Jurnal Teologi Pambelum, 1(1), 69–95. https://doi.org/10.59002/jtp.v1i1.6

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.