Persoalan Dasar dalam Dialog Injil dan Kebudayaan: Integrasi Teologi Akademik dan Teologi Jemaat dalam Diskusi Lintas Sinodal mengenai Teologi Kontekstual dan Kebutuhan Hermeneutik Multikultural di Gereja Masehi Injili Timor dan Gereja Toraja Mamasa

Penulis

  • Ronal Arulangi Sekolah Tinggi Teologi Mamasa

Kata Kunci:

Gereja dan kebudayaan lokal, teologi kontekstual, dialog empat konteks

Abstrak

Tulisan ini merupakan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang mengintegrasikan kajian teologi akademis dengan kebutuhan akan kaidah-kaidah keilmuan teologis oleh gereja dalam melihat hubungan antara teologi gereja dan budaya lokal pada aras praktis dalam pelayanan di jemaat, yang dalam hal ini melibatkan pengalaman berteologi praktis terkait kebudayaan di Gereja Masehi Injil di Timor (GMIT) dan Gereja Toraja Mamasa (GTM) dengan kajian keilmuan teologi akademis. Pemahaman yang tidak memadai mengenai kontekstualisasi dianggap sebagai penyebab tidak berkembangnya metode dan pendekatan yang relevan pada aras praktis di jemaat oleh para pelayan gereja. Kegiatan seminar ini menemukan bahwa persoalan paling awal yang perlu diselesaikan adalah membereskan masalah terminologi, prasangka dogmatis dan metodologisnya sehingga tujuan dialog antara Injil dan Kebudayaan, yang selama ini disebut kontekstualisasi tercapai. Dengan metode analisis-kualitatif yang menekankan konfirmasi pengalaman lapangan dan verifikasi data-data terkait isu yang dipermasalahkan, penelitian ini mengonfirmasikan hal yang menjadi kebutuhan awal dan dapat membangun saran rancangan metodologis bagi pemenuhan tujuan dari sebuah kerangka kerja gereja di masa depan mengenai kontekstualisasi teologi dan dialog antara injil dan kebudayaan, terutama pada organisasi gereja lokal tersebut. Penelitian mengungkapkan kebutuhan akan metode hermeneutik yang memadai demi menjamin diterapkannya prinsip-prinsip ilmiah dan kebutuhan praktis yang menekankan dialog empat konteks.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-31

Cara Mengutip

Arulangi, R. (2026). Persoalan Dasar dalam Dialog Injil dan Kebudayaan: Integrasi Teologi Akademik dan Teologi Jemaat dalam Diskusi Lintas Sinodal mengenai Teologi Kontekstual dan Kebutuhan Hermeneutik Multikultural di Gereja Masehi Injili Timor dan Gereja Toraja Mamasa. Akoloutheo: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 1–22. Diambil dari https://jurnal.stt-gke.ac.id/index.php/akoloutheo/article/view/207